Tenggarong – Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Juru Las SMAW 1G pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari Desa Kersik, Desa Semangko, dan Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu.
Pelatihan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta memperluas peluang kerja bagi masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menyampaikan bahwa kolaborasi program pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan saja, tetapi juga berlanjut pada pemanfaatan kompetensi peserta agar dapat terserap di dunia kerja.
Pemerintah daerah berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat memperoleh kesempatan bekerja di sektor formal melalui kemitraan antara PHKT dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), maupun mengembangkan usaha secara mandiri di sektor nonformal melalui pembinaan PHKT.
Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya untuk mengatasi kesenjangan kompetensi (competency gap) antara kemampuan tenaga kerja dan kebutuhan dunia industri. Melalui pelatihan dan sertifikasi, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar kompetensi serta daya saing yang lebih baik dalam memasuki pasar kerja.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Kukar Idaman Terbaik, khususnya melalui Program Etam Sejahtera – Kukar Siap Kerja, yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM dan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat Kutai Kartanegara.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha, diharapkan semakin banyak tenaga kerja lokal yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu memanfaatkan peluang kerja maupun menciptakan usaha mandiri secara berkelanjutan.

