Samarinda, 8 Agustus 2026 – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara resmi menutup Pelatihan Rigger Tahun 2026 yang diselenggarakan bekerja sama dengan LPK Suvi Training Nusantara. Pelatihan yang berlangsung selama 60 Jam Pelajaran (JP) ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya pada sektor konstruksi, migas, dan pertambangan.
Kegiatan penutupan dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara, Dendy Irwan Fahriza, S.Sos., M.A.P., didampingi Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Ir. Hj. Syarifah Rositah, S.T., M.T. Turut hadir Direktur LPK Suvi Training Nusantara, Eviwanti, para instruktur, serta seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pelatihan.
Dalam sambutannya, Dendy Irwan Fahriza menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Ia menilai kompetensi rigger merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan di berbagai sektor industri karena memiliki peran penting dalam proses pengangkatan dan pemindahan beban menggunakan alat angkat secara aman dan efisien.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan karier di sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi di bidang rigging.
Dendy juga mengingatkan peserta bahwa kondisi pasar kerja saat ini terus mengalami perubahan seiring dengan dinamika dunia industri. Penyesuaian kebutuhan tenaga kerja di sejumlah perusahaan menjadi salah satu tantangan yang perlu dihadapi oleh para pencari kerja. Karena itu, ia mendorong peserta untuk tidak membatasi diri dalam mencari peluang kerja.
“Setelah pelatihan ini selesai, jangan ragu untuk mencari peluang kerja di mana pun berada. Jika kesempatan kerja tersedia di luar Kabupaten Kutai Kartanegara maupun di luar Provinsi Kalimantan Timur, manfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengalaman dan membangun karier. Kompetensi yang saudara miliki hari ini adalah modal penting untuk bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dendy berharap para peserta dapat terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat untuk belajar. Menurutnya, sertifikat dan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan perlu diimbangi dengan sikap profesional, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap aspek keselamatan kerja.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Ir. Hj. Syarifah Rositah, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pelatihan berbasis kompetensi merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Ia berharap peserta tidak berhenti mengembangkan kemampuan setelah pelatihan berakhir. Kompetensi yang telah diperoleh perlu terus diasah dan diterapkan sehingga dapat memberikan nilai tambah ketika memasuki dunia kerja.
Pada kesempatan yang sama, Direktur LPK Suvi Training Nusantara, Eviwanti, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara atas kepercayaan dan kerja sama dalam pelaksanaan Pelatihan Rigger Tahun 2026.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjadi tenaga kerja yang kompeten, profesional, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam menjalankan pekerjaan. Kompetensi rigger yang dimiliki peserta diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Melalui pelaksanaan Pelatihan Rigger Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Diharapkan para lulusan mampu memanfaatkan kompetensi yang telah diperoleh untuk membuka peluang kerja yang lebih luas, meningkatkan daya saing, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


